Story: Rough and Smooth


Tahukah Anda jika Mirage Deck dan Invisible Deck menggunakan sebuah konsep dasar yang dikenal dengan "Rough and Smooth"? Apa itu "Rough and Smooth"? Daripada Anda penasaran, langsung saja simak dan pahami artikel yang satu ini!
Rough and smooth, atau yang di dalam Bahasa Indonesia bisa diartikan dengan "kasar dan halus" merupakan sebuah prinsip atau konsep dalam seni sulap kartu dimana kartu dilapisi dengan cairan yang menyebabkan dua buah kartu menempel secara temporer atau menjadi licin satu sama lain.

Konsep ini pertama kali digunakan oleh gamblers atau para pemain judi untuk menemukan kartu As dengan cepat. Trik ini dinamakan dengan "Slick Aces" dimana kartu menjadi lebih licin dari kartu lainnya dalam satu pak kartu. Pengaplikasian penggunaan kartu yang licin ini untuk bermain curang dalam permainan judi tersebut muncul pada bab sebelas dalam buku tahun 1680 yang berjudul "The Complete Gamester" karya Charles Cotton, Esq. (1630-1687).
Buku The Complete Gamester
Penggunaan metode atau konsep ini dalam seni sulap kartu dimulai oleh Ralph. W. Hull. Kemudian Howard P. Albright menyatakan bahwa yang paling penting dari sejarah konsep ini adalah penemuan Hull's yang bernama Nu-Idea Deck. Sebuah prinsip dasar yang telah menyelesaikan berbagai macam masalah rumit dalam seni sulap kartu yang mungkin sampai sekarang tidak bisa terpecahkan.
Ralph. W. Hull
Dalam buku "Encyclopedia of Card Tricks" karya Jean Hugard, pada salah satu babnya menjelaskan tentang sebuah efek dengan menggunakan diachylon untuk membuat dua buah kartu menempel menjadi satu secara temporer. Disitu disebutkan tentang penggunaan diachylon pertama kali dilakukan oleh Hofzinser. Apa itu diachylon? Diachylon adalah wax (sejenis lem) yang keras yang apabila dioleskan pada bagian belakang atau bagian muka kartu akan menyebabkan kartu yang ada di bawah mengikuti gerakan kartu yang ada di atasnya ketika ditekan dan digerakkan. Metode ini pertama dipublikasikan pada sebuah artikel di Magazine of Magic vol. 1, no. 6, Maret 1915, halaman 174 oleh Prof Hoffmann dengan judul A Novel Expedient in Card Conjuring (tetapi dia tidak menyebutkan Hofzinser).

Kemudian Ralph. W. Hull mengkombinasikan prinsip  tersebut dengan trik "Slick Aces" ala para gamblersKartu bisa dihandle dengan mudah dan bebas tanpa takut pasangan-pasangan kartu yang direkatkan tersebut akan terpisah, namun pasangan kartu tersebut tentu dapat dengan mudah dipisahkan sesuai dengan keinginan. Nah, sejak saat itulah prinsip "rough and smooth" lahir.


Beberapa trik sulap dan peralatan sulap yang menggunakan prinsip rough and smooth adalah: Nu-Idea Deck, Nudist Deck, Split Deck, Delirium Tremens Deck, Coloroto, Mirage Deck, Invisible Deck, Shooter Deck, dan masih banyak lagi trik kartu yang menggunakan prinsip ini. (bds.)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar tanpa unsur SARA dan SPAM.