Deddy Corbuzier Sakit

Deddy Corbuzier berkursi roda (kiri) dan foto radiologi yang menunjukkan kondisi kesehatan tulang belakangnya yang mengalami gangguan.

Minggu lalu di acara "The Next Mentalist" yang tayang di Trans 7, semua orang dikejutkan dengan berita bahwa Deddy Corbuzier, juri tunggal di acara tersebut, sakit dan dilarikan ke rumah sakit. Hingga akhirnya Deddy Corbuzier harus datang dan melakukan pertunjukan di panggung The Next Mentalist dengan menggunakan kursi roda hingga akhir acara. 

Setelah acara tersebut usai, banyak sekali anggapan-anggapan dan berita yang simpang siur tentang penyebab sakitnya Deddy Corbuzier, baik di twiterfacebook, atau media sosial lainnya. Ada yang beranggapan sakit tersebut adalah akibat dari program diet OCD, bahkan ada juga yang beranggappan bahwa sakit tersebut hanyalah rekayasa. Lantas apakah benar seperti itu?

Deddy Corbuzier rupanya menyadari pertanyaan dari para penggemarnya itu. Kemudian melalui akun facebook pribadinya, ia memaparkan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Berikut adalah penjelasan dari Deddy Corbuzier tentang kronologi kejadian yang menyebabkan dirinya sampai saat ini harus duduk di kursi roda:

- Sekitar 5 tahun yang lalu saya pernah mengalami sebuah kecelakaan hebat yang menyebabkan terkoyaknya bagian bawah tulang punggung saya. Namun hal itu belum menjadi masalah hingga beberapa hari yang lalu.

- Tepat pada hari minggu, 25 Januari 2014 di sebuah gym tiba tiba tubuh saya memanas dan saya merasakan sakit yang luar biasa di punggung hingga kaki kiri saya.. Dan 5 menit kemudian semua menjadi gelap dan saya pun tidak sadar. Terbangun sudah dikelilingi org dan ada seorang anggota Gym anak muda bernama Leon yang kebetulan seorang dokter..

- Saat terbangun seluruh badan saya kejang dan bergetar kencang, mata saya terbuka tapi gelap tak melihat apapun hanya suara, seluruh tubuh saya bergetar dan merasakan SAKIT yang luar biasa hingga pernafasan saya terganggu dan tidak bisa mengeluarkan suara disertai mulut saya bergerak sendiri dan MIRING ke kiri (gejala Stroke) dokter disana mengajak saya terus bicara agar saya tidak tertidur krn bila saya tertidur maka saya tidak bangun lagi dan bisa KOMA.. 

- Dibawalah saya ke sebuah rumah sakit dengan keadaan kejang hebat. Sesampainya saya di RS saya di-MRI untuk mengetahui apa yang terjadi (setelah badan saya dimasukkan Morphin tuk menghentikan kejang) pemeriksaan nya dinamakan Lumbosacral dan hasilnya ternyata ini adalah TRAUMA waktu kecelakaan lalu yang menyebabkan tulang ekor saya menjepit syaraf-syaraf di punggung saya. 

- Hingga saya mengalami kelumpuhan di punggung dan kaki saat itu. Pilihannya hanya 2: dioperasi dengan risiko tinggi (lumpuh) atau diam dan berharap sembuh dengan sendirinya...? 

- Kalau sembuh apapun itu teorinya saya harus diam terkapar di RS selama 1 minggu tak boleh bergerak dan belajar jalan setelah 2 bulan rest.. (Kalau bisa sembuh syaraf nya) 

- Jadi apa pilihan saya? Sembuh operasi atau lumpuh... Dan diam resting atau tak bisa jalan kembali.. Punggung saya di suntik oleh dokter 8 suntikan inflamasi dan pain killer dengan harapan baru itu bisa membantu saya rilex dan mudah mudahan tubuh saya bisa mentolerir hal ini dan bisa berjalan dgn cepat tanpa operasi.. Thanks doc for trying ur best! 

So now im on a wheel chair.. All hurt....
Tapi saya tiap hari belajar jalan dengan tongkat dan mencoba melepasnya di hari kedua dengan jatuh berkali kali..... Goals saya: tanpa operasi minggu depan saya berdiri lagi di atas kaki saya berjalan lagi dan say HI to u all... Dgn harapan tidak terjadi lagi (bisa langsung lumpuh) 

- Pasti berita ini menyebar dan kemarin ada pihak tak bertanggung jawab di twitter yang mengatakan pasti karena OCD.. Hal bodoh oleh orang bodoh yang hanya bisa mengatakan kebodohan...
- Otot saya masih bekerja karena sangat kuat yang dibantu oleh OCD... It helps me a lot..
So lets see

- I gonna walk again this week!!!!
And if i cant, then next week!! And if i can then i will try again and again till it works!!!!
Problems come, TRY ME!!!!!

Thank you all for your support!!!
Love you all.

Itulah penjelasan dari Deddy Corbuzier tentang kronologi kejadian yang menimpanya. Yang jelas, apapun yang terjadi, sebagai masyarakat Indonesia yang baik mari kita doakan semoga sang Master Mentalist, Deddy Corbuzier, bisa segera pulih dan bisa terus berkarya lagi. (bds.)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar tanpa unsur SARA dan SPAM.